Masuki Tahun Ajaran Baru, Disdikbud Kutai Timur Bakal Bagikan Seragam ke Siswa SD dan SMP

Kepala Disdikbud Kutai Timur, Mulyono.

KUTIM – Memasuki tahun ajaran baru, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim) menyediakan seragam sekolah gratis bagi siswa Sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Berita gembira ini diungkapkan Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono saat dihubungi, Selasa (2/7/2024).

Pemberian seragam ini berlaku bagi seluruh siswa SD dan SMP yang ada di Kutim. Adapun jenis seragam yang akan diberikan yakni seragam wajib seperti merah putih untuk SD dan putih biru untuk SMP. Selain itu adapula seragam penunjang lainnya seperti pramuka dan olahraga.

Bacaan Lainnya

“Untuk tahun ini, Insya Allah akan kita bantu semuanya, baik seragam wajib maupun seragam penunjangnya seperti seragam pramuka dan olahraga. Tapi mohon bersabar karena ini kita masukkan di anggaran perubahan, sehingga mungkin belum bisa diberikan pada awal penerimaan siswa baru,” jelas Mulyono.

Untuk itu, Mulyono mengimbau kepada seluruh sekolah jenjang SD dan SMP di Kutim, agar tidak mewajibkan siswa membeli seragam sekolah sebagai bentuk persyaratan pendaftaran ulang.

Itu dilakukan untuk mencegah terjadinya pungli di Kutim. Selain itu juga agar orangtua siswa tidak terbebani untuk menebus seragam sekolah.

Bukan cuma seragam sekolah, Disdikbud Kutai Timur bakal memberikan bantuan buku wajib dan pendamping bagi siswa. Ini semua dilakukan sebagai upaya Pemkab Kutim dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Kalau tahun kemarin hanya buku wajib yang kita berikan, tapi tahun ini kita siapkan juga buku wajib dan buku pendampingnya, termasuk buku muatan lokal,” ungkapnya.

Tidak sampai disitu, Pemkab Kutim juga mengalokasikan anggaran untuk beasiswa bagi pelajar SD dan SMP. Bahkan anggaran untuk beasiswa mengalami peningkatan empat kali lipat.

Tahun lalu anggaran beasiswa sebesar Rp 5,5 miliar, sementara tahun ini mencapai Rp 21,75 miliar. Jumlah penerima beasiswa juga meningkat tajam, dari sekitar 4.000 orang tahun lalu menjadi sekitar 12.400 orang tahun ini.

“Beasiswa tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Untuk SD, nilai beasiswanya naik dari Rp 750 ribu menjadi Rp 1 juta, sementara untuk SMP naik dari Rp 1 juta menjadi Rp 1,5 juta. Selain itu, dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) untuk sekolah negeri maupun swasta juga kita naikkan, dari Rp 8,7 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp 19 miliar pada tahun 2024,” urainya.

Mulyono berharap, dengan segala program yang dilaksanakan dapat meringankan beban orang tua siswa. Dia juga ingin memastikan agar semua anak di Kutim mendapatkan akses fasilitas pendidikan yang layak. (adv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *