Disdikbud Kutim Catat Festival Budaya dalam Buku untuk Dilestarikan

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutim, Padliansyah. (Ist)

Kutai Timur – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini berupaya mencatat setiap festival budaya yang ada di wilayahnya ke dalam buku sebagai upaya pelestarian dan edukasi bagi masyarakat.

Langkah ini bertujuan agar setiap kekayaan budaya lokal di Kutim terdokumentasi dengan baik, dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat, serta menjadi aset budaya yang dilindungi.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutim, Padliansyah, menyampaikan bahwa tujuan pembukuan ini adalah untuk mengenalkan dan melestarikan budaya Kutim kepada masyarakat luas.

“Jadi semuanya akan dijurnalkan dan dibukukan dengan tujuan untuk mengenalkan budaya Kutim kepada masyarakat awam,” ucap Padliansyah, belum lama ini.

Tahun ini, Disdikbud Kutim telah mendokumentasikan dua festival budaya, yaitu Festival Sekerat di Kecamatan Bengalon dan Festival Marukangan di Kecamatan Sandaran.

Menurut Padliansyah, kedua festival ini sudah ditulis dalam bentuk buku yang menggambarkan proses, nilai, dan keunikan budaya masing-masing.

Pada tahun 2025, Disdikbud Kutim merencanakan untuk mencatat lebih banyak lagi festival, dengan target ratusan kegiatan budaya yang nantinya juga akan didaftarkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

“Tahun ini kami sudah buat dua buku, dan insyaallah tahun depan kami siap menulis ratusan buku tentang kebudayaan Kutai Timur,” imbuhnya.

Selain itu, Padliansyah mengungkapkan bahwa buku-buku ini nantinya akan dipajang di Museum Pendidikan dan Kebudayaan yang akan dibangun pada 2025.

Dengan begitu, masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi budaya Kutim dan mendapatkan wawasan tentang warisan budaya setempat.

“Jadi nantinya buku-buku tersebut akan kami pajang di Museum Pendidikan dan Kebudayaan, untuk memudahkan masyarakat Kutim mendapatkan akses dan pengetahuan dalam bidang pendidikan dan kebudayaan,” pungkasnya. (Adv/ab)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *