Pemkab Kutim Gelar Sosialisasi Keluarga Pioner untuk Atasi Masalah Sosial

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menggelar sosialisasi tentang Keluarga Pioner.

Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra, Poniso Suryo Renggono, secara resmi membuka sosialisasi tentang Keluarga Pioner, Selasa (26/11/2024).

Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan konsep Keluarga Pioner sebagai solusi inovatif dalam menghadapi berbagai persoalan sosial di masyarakat.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Poniso menjelaskan bahwa Keluarga Pioner adalah keluarga yang mampu mengelola dan menyelesaikan konflik internal secara bijak, sekaligus menjadi teladan bagi keluarga lain.

Konsep ini merujuk pada Permensos Nomor 08 Tahun 2012, yang bertujuan menciptakan keluarga-keluarga teladan yang proaktif dalam menyelesaikan masalah sosial di lingkungannya.

“Keluarga Pioner bukan hanya tentang menyelesaikan masalah rumah tangga sendiri, tetapi juga menjadi contoh bagi keluarga lain dalam menghadapi tantangan sosial yang serupa,” ujar Poniso.

Keluarga Pioner diharapkan memainkan peran strategis dalam membangun masyarakat yang harmonis, mandiri, dan tangguh.

Poniso menekankan bahwa fungsi Keluarga Pioner adalah menjadi panutan dalam menciptakan solusi inovatif untuk berbagai permasalahan sosial, baik di lingkup rumah tangga maupun masyarakat.

“Melalui pendekatan yang inovatif, Keluarga Pioner mampu membantu menciptakan solusi atas persoalan sosial, sekaligus menjadi pondasi kuat bagi masyarakat yang lebih sejahtera,” tambahnya

Poniso juga menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya peran Keluarga Pioner.

Dengan adanya keluarga-keluarga teladan, diharapkan tercipta tatanan sosial yang lebih harmonis dan solid di Kutai Timur.

“Kami berharap sosialisasi ini mendorong partisipasi masyarakat untuk menerapkan nilai-nilai Keluarga Pioner, sehingga masyarakat Kutai Timur menjadi lebih kuat dalam menghadapi berbagai tantangan,” ungkap Poniso.

Sosialisasi ini disambut dengan antusias oleh peserta yang berasal dari berbagai elemen masyarakat, termasuk perangkat desa, tokoh masyarakat, dan keluarga-keluarga berpotensi menjadi Keluarga Pioner.

Pemerintah Kutai Timur optimistis, dengan penguatan peran Keluarga Pioner, dapat tercipta tatanan sosial yang lebih baik, berkelanjutan, dan berkontribusi pada pembangunan daerah. (adv/ab)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *