KUTIM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim) mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim dengan agenda Realisasi Beasiswa dan Fasilitas Asrama Mahasiswa Kutai Timur di berbagai daerah. RDP itu diikuti langsung Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono.
Dalam RDP itu diungkap ada laporan sekolah memungut biaya perbulan kepada orang tua siswa dengan alasan biaya pembangunan. Sekolah itu berada di Kecamatan Kaubun.
Mendengar laporan itu, Mulyono mengatakan akan melakukan verifikasi mengenai laporan itu. Namun, dia juga meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan info yang belum pasti kebenarannya.
“Jangan buru-buru mengasumsikannya. Nanti saya cek dulu karena kadang-kadang itu ide dari komite. Karena contoh di sekolah anak saya komitenya ingin ruangan AC yang bagus mereka disuruh iuran untuk beli cat jadi jangan dulu di blow up sebelum ada buktinya,” ungkap Mulyono.
Menurut Mulyono, pada dasarnya aturan tersebut tidak dibenarkan. Sebab, ada kesan sekolah dijadikan tempat untuk berbisnis bukannya tempat menuntut ilmu.
Hal itu sama dengan membayar buku pelajaran, seragam sekolah atau bisnis apapun yang mengatasnamakan kebutuhan sekolah.
“Dari kami sebenarnya tidak ada yang seperti itu. Bahkan kami melarang untuk jualan buku, jualan seragam itu tidak boleh jangan sampai ada kesan di sekolah berbisnis itu tidak boleh,” ujarnya.
Dia juga mengatakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim akan terbuka untuk menerima aduan dari orang tua siswa bila ada tindakan penyelewengan. Untuk itu, dia tak segan meminta masyarakat melaporkan langsung kepadanya.
“Sangat terbuka bincang sekolah itu apalagi disana ada pengawas, ada korwil, dan nomor saya juga terbuka untuk umum jadi siapapun yang mau menyampaikan permasalahan Pendidikan bisa langsung saja hubungi saya,” kata Mulyono.
“Saya akan klarifikasi dulu terkait hal itu jangan sampai bahasanya hanya seputaran kreatifitas komite sekolah saja kan karena kalau untuk pembangunan saya pikir tidak perlu iuran karena pemerintah sudah menganggarkan itu,” tandasnya. (adv)





