Satu Berita, Kutai Timur – DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), melalui Fraksi PKS, Hj. Uci menegaskan pentingnya penguatan ekonomi kerakyatan sebagai strategi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Fokus tersebut diarahkan pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pertanian yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
Hj. Uci, anggota DPRD Kutai Timur dari Fraksi PKS, menyatakan bahwa keberpihakan anggaran kepada masyarakat kecil sangatlah penting. Menurutnya, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi kerakyatan. Pemerintah perlu memberikan pelatihan kewirausahaan, bantuan permodalan, dan akses pasar untuk produk lokal,” ujar Hj. Uci dalam keterangannya.
Ia juga menyoroti pentingnya pengembangan sektor pertanian di Kutai Timur sebagai alternatif ekonomi andalan di luar sektor tambang dan perkebunan. Hj. Uci menilai, potensi sektor pertanian di wilayah tersebut masih belum dimanfaatkan secara maksimal.
“Pemerintah perlu lebih fokus pada program-program yang mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan. Hal ini mencakup peningkatan teknologi pertanian, distribusi pupuk, dan akses pasar bagi petani lokal,” jelasnya.
Fraksi PKS mendorong pemerintah untuk bersinergi dengan masyarakat dalam memperkuat kedua sektor tersebut. Menurut mereka, penguatan ekonomi kerakyatan melalui UMKM dan pertanian dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian Kutim.
“Dengan sinergi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, sektor UMKM dan pertanian diharapkan mampu menjadi penopang utama perekonomian daerah,” tutup Hj. Uci.
Upaya ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis untuk mendorong pemerataan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kutai Timur. (*)





