Pemkab Kutim Catat Realisasi Investasi Mencapai Rp 9 Triliun

Kutai Timur (Ist)
Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) mencatatkan capaian signifikan dalam realisasi investasi hingga September 2024.

Kepala DPM-PTSP Kutim, Darsafani, mengungkapkan bahwa realisasi investasi pada periode Januari hingga September 2024 telah mencapai 50 persen, sesuai dengan rencana strategis (Renstra) yang telah ditetapkan.

Pada periode yang sama, realisasi investasi terhadap Renstra Kutim tercatat mencapai 78,25 persen.

Bacaan Lainnya

“Secara keseluruhan, realisasi investasi, baik terhadap rencana strategis maupun target provinsi dari Januari hingga September 2024, sudah lebih dari 50 persen,” ujar Darsafani dalam konferensi pers pada Kamis (28/11/2024).

Realisasi Investasi Tercatat Rp 9 Triliun

Nilai total investasi yang telah terealisasi sesuai Renstra Kutai Timur pada triwulan III 2024 mencapai Rp 9 triliun. Darsafani optimistis bahwa angka ini akan terus meningkat menjelang akhir tahun 2024.

Sementara itu, realisasi investasi terhadap target provinsi untuk tahun 2024 juga telah mencapai Rp 12,23 triliun, atau sekitar 57,58 persen dari target yang telah ditetapkan.

“Jadi, sampai saat ini, investasi yang masuk ke Kutim sangat besar. Bisa dilihat dari realisasinya, nominalnya cukup besar yang diterima Kutim,” tambahnya.

Optimisme Terhadap Investasi di Triwulan IV

Darsafani juga menyatakan keyakinannya bahwa angka realisasi investasi akan terus meningkat mengingat masih ada tiga bulan tersisa menuju akhir tahun.

Banyaknya investor yang tertarik untuk menanamkan modal di Kutai Timur menjadi faktor utama yang mendorong optimisme tersebut.

“Yang jelas, realisasi investasi pasti akan bertambah dan meningkat. Kami berharap, hingga akhir tahun nanti, angkanya sesuai dengan target yang diharapkan,” ujarnya optimistis.

Realisasi investasi yang terus berkembang ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, termasuk menciptakan lapangan kerja, meningkatkan infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat Kutai Timur. (Adv/ab)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *