Bupati Kutai Timur Dukung Konsep Ekonomi Hijau di Sektor Pariwisata Gagasan Sulastin

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman bersama Staf Ahli Bupati, Sulastin.

KUTIM – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman mendukung langkah Staf Ahli Bupati Kutim Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Keuangan, Sulastin dalam penerapan ekonomi hijau di sektor pariwisata.

Ya, saat ini Sulastin sedang menggagas ekonomi hijau di sektor pariwisata. Program ini bertujuan untuk mengelola kawasan wisata dengan pendekatan rendah emisi dan pemanfaatan sumber daya alam yang bertanggung jawab.

Bacaan Lainnya

“Ekonomi hijau adalah kegiatan ekonomi yang tidak hanya menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat, tetapi juga membatasi penggunaan sumber daya alam secara berlebihan dan menekan emisi karbon,” ujar Sulastin dalam keterangannya, Sabtu (17/8/2024).

Dalam proyek ini, Pemkab Kutim telah merancang program Green Growth sebagai bagian dari mitigasi perubahan iklim. Program tersebut melibatkan berbagai kebijakan mulai dari substansi, kelembagaan, hingga pembiayaan.

Salah satu langkah konkret adalah mengintegrasikan isu perubahan iklim ke dalam kebijakan pembangunan, terutama yang berkaitan dengan bidang ekonomi.

Sebagai bagian dari implementasi, Sulastin menegaskan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terutama di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta masyarakat tradisional, menjadi prioritas.

Hal ini diwujudkan melalui penerapan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), peningkatan ketahanan terhadap perubahan iklim, serta pengelolaan tanaman bernilai ekonomi tinggi yang eksotis.

“Penerapan konsep ekonomi hijau ini tidak hanya akan meningkatkan kualitas lingkungan hidup, tetapi juga memberikan peluang peningkatan kesejahteraan, khususnya bagi UMKM dan masyarakat tradisional pelaku wisata. Dengan demikian, kita bisa mencegah dan mengurangi polusi serta memastikan penggunaan sumber daya alam yang lebih bertanggung jawab,” ujarnya.

Sejalan dengan upaya ini, sektor ekonomi kreatif, terutama ekowisata, diharapkan dapat terintegrasi dengan baik dalam pengelolaan kawasan wisata di Kutai Timur. Hal ini akan membuka peluang besar bagi pengembangan ekonomi yang tidak hanya berfokus pada peningkatan keuntungan, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan.

Melihat konsep itu Bupati Kutim mendukung penuh inisiatif Sulastin. Menurutnya, penerapan ekonomi hijau dalam sektor pariwisata merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi daerah tanpa merusak kelestarian alam.

“Saya sangat mendukung gagasan ini karena selaras dengan visi kita untuk mengembangkan pariwisata berkelanjutan di Kutai Timur. Proyek ini akan diteruskan kepada Perangkat Daerah terkait untuk diimplementasikan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing,” tegas Ardiansyah.

Ia juga menekankan bahwa pendekatan ini akan menjadikan pariwisata sebagai sektor andalan yang berkelanjutan, tanpa mengorbankan keindahan alam yang dimiliki oleh Kutim. Dengan ekonomi hijau, Kutim dapat menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan yang tidak hanya meningkatkan perekonomian, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan.

Dukungan dari pemerintah daerah menjadi pendorong utama agar proyek ini segera direalisasikan. Dengan keberhasilan implementasi ekonomi hijau dalam pengelolaan pariwisata, Kutim diharapkan tidak hanya menjadi tujuan wisata yang menarik, tetapi juga menjadi contoh dalam pelestarian lingkungan di tingkat nasional. (adv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *