KUTIM – Wakil Bupati (Wabup) Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang menghadiri launching implementasi aplikasi Srikandi dan sosialisasi gerakan layanan keluarga tertib arsip (gelak tawaku). Kegiatan ini berlangsung di ruang Meranti, kantor Bupati Kutai Timur, Selasa (9/7/2024).
Kegiatan itu diinisiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kutim. Kepala dinas perpustakaan dan kearsipan Kutim, Ayub mengatakan aplikasi sistem informasi Kearsipan dinamis yang terintegrasi atau yang disingkat srikandi merupakan amanah dalam peraturan Presiden nomor 59 tahun 2018 tentang sistem Pemerintahan berbasis elektronik atau disebut SPBE.
“Ini salah satu upaya peningkatan kearsipan di Pemerintah Kutai Timur melalui Dinas perpustakaan dan kearsipan,” kata Ayub.
Ayub menjelaskan gerakan layanan keluarga tertib arsip akan menjamin terpeliharanya keamanan arsip. “Personal file atau arsip anggota keluarga dan arsip aset yang dimiliki keluarga kita aman. Jadi ini penting,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Kutim, Kasmidi Bulang mengatakan launching aplikasi Srikandi ini merupakan bukti kemajuan teknologi informasi yang semakin pesat.
“Dengan adanya aplikasi, membuktikan kita selalu berinovasi dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Pemerintah Kabupaten Kutai timur berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui berbagai terobosan dan inovatif yang tepat guna,” kata Kasmidi Bulang.
“Salah satunya upaya nyata yang kita lakukan adalah dengan meluncurkan aplikasi srikandi dan program gelak tawaku pada pagi hari ini,” sambungnya.
Pria berkacamata itu itu menjelaskan aplikasi srikandi adalah sebuah platform digital yang dirancang untuk mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai layanan pemerintahan.
“Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat mudah mendapatkan informasi dan melakukan berbagai urusan administrasi tanpa harus datang langsung ke kantor pemerintah. Dengan demikian, kita berharap dapat meningkatkan efisiensi, transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan publik,” ujarnya.
Politisi Golkar itu juga layanan gelak tawaku atau gerakan layanan keluarga tertib arsip adalah layanan kepada warga atau keluarga untuk membantu suatu keluarga dalam hal Preservasi preventif atau tindakan untuk mencegah rusaknya arsip atau dokumen dari faktor eksternal dan juga internal.
“Gerakan layanan keluarga tertib arsip wilayah memberikan kontribusi terhadap visi misi pemerintah baik pusat maupun daerah. Misi itu mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia, berbudaya dan bersatu. Sasarannya adalah meningkatkan taraf hidup masyarakat yang sejahtera,” ujarnya.
Kepada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk selalu menggunakan program Srikandi. Sebab, aplikasi ini memberikan kemudahan untuk membuat arsip,” tandasnya. (adv)





